Cacat Pada Kristal - Agung Firdausi Ahsan

Cacat Pada Kristal

Cacat pada kristal adalah ketidaksempurnaan susunan aton pada kristal. Kristal dikatakan sempurna apabila kristal tersusun dari atom yang mengikuti pola tertentu. Cacat ini dapat terjadi pada saat pembekuan ataupun oleh sebab - sebab mekanik. Cacat pada kristal dapat berupa :
  • ­              Cacat titik (point defect)
  • ­              Cacat garis (line defect)
  • ­              Cacat bidang (intertasial defect)
  • ­              Cacat ruang (bulk defect)
Cacat titik (Point defect)
 

Cacat titik dapat berupa kekosongan (vacant) yang terjadi karena tidak terisinya suatu posisi pada latice atau terjadi sisipan (interstitial) yaitu salah tempat posisi yang seharusnya kosong ternyata ditempati atom yang mengakibatkan atom-atom di sekitarnya terdorong saling menjauh. Dan terjadinya subtitusi (subtitusional) yaitu ada atom asing yang menganti tempat yang seharusnya diisi atom tertentu. Pada subtitusional bila atom pengantinya lebih besar maka atom disekitarnya terdorong menjauh, dan bila lebih kecil tertarik saling mendekat.

Cacat garis (line defect)
 
Cacat yang menimbulkan distorsi pada lattice yang berpusat pada suatu garis, sering disebut dislokasi. Pada dasarnya ada 2 macam dislokasi yaitu edge dislocation dan screw dislocation dan dapat juga terjadi dislokasi yang merupkan kombinasi keduannya.

Cacat bidang (interfacial defect)
 
Selalu terdapat pada kristal logam yaitu garis boundary (batas butir). Pada batas butir selalu terdapat distorsi baik karena pengaruh tegangan permukaan maupun akibat dari interaksi dengan atom - atom dari kristal tetangganya. Karena setiap butir kristal mempunyai orientasi yang berbeda satu sama lain akan terjadi ketidakteraturan susunan atom (dibandingan dengan bagian dalam dari kristal).
Previous
Next Post »