![]() |
| Anatomi Jam Tangan |
Jam tangan mungkin terlihat sederhana dari luar, tetapi sebenarnya tersusun dari berbagai bagian yang masing-masing memiliki fungsi penting. Bagi yang baru mulai mengenal horologi, memahami bagian-bagian jam tangan adalah langkah dasar yang sangat membantu. Dengan mengenali setiap komponennya, kita tidak hanya tahu nama bagian jam, tetapi juga bisa lebih menghargai cara kerja dan desain sebuah jam tangan.
Case: Pelindung Utama Jam Tangan
Case adalah badan utama jam tangan yang berfungsi melindungi seluruh komponen di dalamnya, terutama movement. Case biasanya terbuat dari stainless steel, titanium, resin, atau bahan lainnya. Bentuk dan ukuran case sangat memengaruhi kenyamanan serta tampilan jam di pergelangan tangan. Selain sebagai pelindung, case juga menjadi elemen desain utama yang menentukan karakter sebuah jam tangan.
Bezel: Bingkai yang Punya Fungsi dan Gaya
Bezel adalah bagian yang mengelilingi kaca jam (crystal). Pada sebagian jam, bezel hanya berfungsi sebagai elemen estetika. Namun pada jam tertentu, seperti diver watch atau pilot watch, bezel memiliki fungsi khusus, misalnya untuk menghitung waktu selam atau zona waktu. Bezel bisa bersifat tetap (fixed) atau bisa diputar (rotating), tergantung desain dan fungsi jam.
Crown: Pengatur Waktu Jam
Crown adalah tombol kecil yang biasanya terletak di sisi kanan case. Bagian ini digunakan untuk mengatur waktu dan tanggal, serta untuk memutar jam mekanik manual. Meski ukurannya kecil, crown memiliki peran penting dalam interaksi pengguna dengan jam. Desain crown juga sering menjadi ciri khas sebuah merek jam tangan.
Dial dan Marker: Wajah Jam Tangan
Dial sering disebut sebagai wajah jam tangan, tempat semua informasi waktu ditampilkan. Di atas dial terdapat marker, yaitu penanda jam yang bisa berupa angka Arab, angka Romawi, atau indeks sederhana. Kombinasi warna, tekstur, dan tata letak dial sangat menentukan daya tarik visual sebuah jam. Banyak pecinta jam justru jatuh cinta pada sebuah jam karena desain dial-nya.
Strap: Pengikat Jam di Pergelangan
Strap atau tali jam berfungsi mengikat jam ke pergelangan tangan. Strap bisa terbuat dari berbagai bahan seperti kulit, stainless steel (bracelet), karet, kain, atau nilon. Selain soal kenyamanan, strap juga memengaruhi kesan keseluruhan jam—apakah terlihat formal, kasual, sporty, atau vintage. Mengganti strap sering kali menjadi cara termudah untuk mengubah karakter jam.
Movement: Jantung Jam Tangan
Movement adalah mesin penggerak jam, bagian paling vital dalam dunia horologi. Movement bertugas menggerakkan jarum dan memastikan waktu berjalan dengan akurat. Secara umum, movement terbagi menjadi mekanik manual, otomatis, dan kuarsa. Meski tidak terlihat dari luar, movement adalah alasan utama mengapa sebuah jam bisa bernilai tinggi dan dihargai oleh para kolektor.
![]() |
| Ilustrasi Anatomi Jam |
Memahami bagian-bagian jam tangan membuat kita melihat jam bukan lagi sekadar aksesori, tetapi sebagai sebuah sistem yang dirancang dengan penuh perhitungan. Dari case hingga movement, setiap komponen memiliki peran yang saling melengkapi. Inilah salah satu alasan mengapa horologi menjadi bidang yang menarik untuk dipelajari—karena di balik benda kecil di pergelangan tangan, tersimpan dunia teknik dan seni yang luar biasa.




0 Komentar
Terima Kasih Atas Kunjungan & Komentar Anda di Agung Blog